banners
Selamat Datang Di Tabloid Ananda Ceria

Sekarang Kenalan dengan Juara 1 dan 2 lomba Foto "I am Funny" yuk

Written By Performa on Selasa, 31 Juli 2012 | 20.52

Selasa, 31 Juli 2012

 Rosalind, juara 2 Lomba Foto "I'm Funny"
Rosalind, Sang Juara 2
 
Dandanan menor, kocak dengan bulatan merah di kedua pipi, itulah Jeng Kelin. Siapa sih yang tidak kenal? Eits, tunggu dulu. Foto di atas bukan Jeng Kelin, loh. Tetapi, sang runner up Lomba Foto Cerinda bertema "I'm Funny". Namanya, Rosalind Alexandra Siane. Wah memang Rosalind benar-benar lucu ya. Mirip sama Jeng Kelin, he he. Putri dari Ayah Fendy Siane dan Bunda Laurencia Febriska L ini memang hobi banget beraksi di depan kamera foto. Kesukaan lain adalah dance dan modelling. Saking sukanya difoto, setiap kali melihat kamera, Rosalind langsung berpose dengan senyuman imutnya. Meskipun didandani dengan model apapun, Rosalind sangat suka dan selalu melihat dirinya di cermin terlebih dahulu. Sambil pose tentunya. Apalagi jika disuruh mengikuti gayanya jeng Kelin, wah dia paling senang, terutama dengan membawa tas kebesarannya. Oh iya, Rosalind imut ini lahir 25 November 2008, jadi usianya sekarang 3,8 thn.
 
 Daffi, Sang Juara 3 Lomba Foto "I'm Funny"
Daffi, Sang Juara 3
 
Hmm.. siapa pun yang melihat foto ini pasti akan tertawa geli. Bagaimana tidak? Dengan tampang lucu dan polosnya, Muhammad Daffi Andriya Ramdhon, putra pertama dari Mami Devi Elisa dan Papi Muhamad Juanda ini berpose ala orang dewasa. Membaca buku dengan serius, kaki ditumpangkan. Aduh, duh, benar-menar menggelikan. Pantas saja Daffi menang dalam lomba foto bertema I am funny. benar-benar lucu, sih. Daffi yang lahir di  Medan, 19 maret 2012 punya banyak sekali koleksi foto. Soalnya memang Maminya selalu mengabadikan setiap momen perkembangan Daffi. Foto Daffi pun banyak yang lucu, dan yang jelas menggemaskan. Lucunya lagi, Daffi sering sekali dianggap bayi cewek loh, hehehe, mungkin karena Daffi murah senyum. Kadang Papinya sampai merasa kesal. Tetapi Mami Devi malah  sering iseng mendandani Daffi layaknya bayi perempuan. Wah, kebayang nggak sih? Makin lucu deh. Bagi yang tinggal di daerah Medan, Sumatera Utara, bisa main loh ke rumahnya Daffi. Alamat lengkap bisa hubungi Cerinda, ya. Salam
(leh)


Read More | komentar

Dahsyatnya Dongeng

  
"Sang Putri buruk hati, kemudian dikutuk menjadi binatang yang
menjijikkan untuk selamanya. Dan sang putri baik, menjadi wanita yang
dipuja dan mulia." Ibu mengakhiri dongengnya buat Intan sang buah
hati.
    Dongeng, sebuah nama yang pasti sudah sangat melekat erat di
telinga kita sejak masih kecil. Ya, dongeng identik dengan usia
kanak-kanak. Hampir semua anak menyukai cerita dongeng. Dan kisah yang
dianggap dongeng adalah berupa narasi yang bersifat fiktif, legenda
atau fabel.
    Menggelitik di benak kita. Mengapa dongeng disuka anak dan
mengapa pula dongeng yang bersifat fiktif, imaginatif yang lebih
digemari anak? Lalu adakah manfaat dongeng tersebut bagi tumbuh
kembang anak?
   Jangan disangka bahwa dongeng hanyalah untaian kisah imaginer
tanpa manfaat. Dunia anak merupakan dunia tersendiri, penuh fantasi
sesuai dengan usia tumbuh kembang si kecil.
   Dongeng, tampaknya begitu sederhana, terkadang seperti
mengada-ada, dipenuhi khayalan dan seolah sedang berada di alam mimpi.
Ternyata, bedasarkan banyak kajian, dongeng memiliki efek positif yang
cukup besar.
Imajinasi yang dikemas menarik di dalam dongeng terbukti mampu
meningkatkan stimulus yang bagus bagi perkembangan otak. Stimulus
tersebut penting untuk meningkatkan daya kreativitas dan imaginasinya.
      Pesan moral yang dilahirkan oleh dongeng juga dapat menjadi
bekal bagi anak. Tanpa orang tua harus memberikan nasehat secara
khusus, pesan moral yang terkandung di dalam dongeng akan relative
lebih mudah diserap dan terinternalisasi ke dalam diri anak.
      Di dalam dongeng juga terdapat banyak sekali unsur-unsur
pembentukan emosi.  Bahasa yang digunakan pun indah, halus dan
mendayu, dapat membantu memperhalus serta mempertajam emosi seseorang.
Namun unsur-unsur pembentukan emosi adalah yang paling utama Nampak di
dalam dongeng. Sehingga dongeng juga dikatakan mampu untuk
meningkatkan kecerdasan emosional anak, dimana kecerdasan emosional
ini akan berdampak kuat bagi kehidupan anak selanjutnya.
    Yang cukup menarik dari sisi manfaat dongeng adalah, bahwa
ternyata dongeng mampu mendongkrak kemampuan komunikasi anak secara
verbal. Sebuah penelitian luar biasa telah dilakukan terhadap
perkembangan janin. Dari hasil penelitian tadi, diperoleh bukti bahwa
janin yang  di dalam kandungan mendapat perlakuan dengan cara
diperdengarkan dongeng secara rutin, rata-rata menunjukkan kemampuan
komunitasi yang jauh lebih bagus di kemudian hari. Adapun janin yang
tidak diberi perlakuan mendongeng, secara rerata menunjukkan kemampuan
komunikasi yang relatif lebih rendah di usia yang lebih besar.
      Di usia yang lebih besar, anak yang  lebih sering mendengarkan
dongeng juga memiliki kemampuan komunikasi yang relatif lebih bagus
dibandingkan dengan anak yang kurang menikmati dongeng. Bahasa yang
menarik dengan gaya bahasa dan tata penulisan relatif kompleks dalam
dongeng diduga menjadi alasan mengapa dongeng mampu mendongkrak daya
komunikasi anak. Komunikasi selain penting buat kehidupan sosial anak,
juga berkorelasi positif terhadap perkembangan intelegensi si anak
terutama dalam hal kecerdasan kognitifnya.
     Berikut dijelaskan secara terinci manfaat dongeng dalam proses
meningkatkan intelegensia anak secara umum.
      Sebagaimana manfaat dongeng untuk meningkatkan kreativitas,
sama halnya dengan kemampuan dongeng meningkatkan intelegensi umum.
Beberapa ahli menyatakan bahwa dongeng di dalam proses meningkatkan
kecerdasan adalah melalui tahapan sebagai berikut :

1. Melatih daya pikir.
       Di dalam dongeng banyak terdapat alur cerita, permasalahan
yang disajikan dalam dongeng juga relatif kompleks, disertai alur
cerita yang runut dan terstruktur. Hal tersebut membawa anak untuk
berpikir mengenai apa yang dia baca atau dengarkan melalui dongeng
tersebut. Selain itu anak seolah dipaksa untuk mengingat nama-nama
yang ada di dalam dongeng. Laksana membaca sebuah ilmu pengetahuan,
dongeng dalam bentuk alur cerita naratif menjejali otak anak. Namun
karena dongeng bersifat menarik, maka anak tidak akan merasa terbebani
dengan informasi-informasi yang dialirkan melalui dongeng ini,
melainkan semakin merasa senang.

2. Meningkatkan daya ingat.
    Pada saat Anda mendongeng, anak biasanya akan mengingat alur
cerita serta karakter atau tokoh yang ada dalam cerita yang Anda
dongengkan kepadanya. Selain itu, anak juga dipacu rasa ingin tahunya
terhadap apa yang akan terjadi dengan tokoh yang ada dalam cerita.
Dengan demikian, daya ingat anak akan semakin terlatih pula.

3. Merangsang daya visual
   Dongeng yang diceritakan kepada anak dapat meningkatkan daya
visual anak. Sebagai contoh, ketika anda menceritakan soal air yang
sedang mengalir menyejukkan kerajaan, maka anak anda secara otomatis
akan membayangkan aliran air lengkap dengan suara gemericiknya yang
menyejukkan disertai aliran jernihnya yang menenangkan. Pada titik
seperti ini, anak sedang mengembangkan daya visualnya.

4. Belajar memahami orang lain
    Berbagai tokoh yang ada dalam dongeng akan membuat anak memahami
hal-hal tentang adanya berbagai macam sifat serta ciri dari
tokoh-tokoh dalam dongeng. Dengan memahami tokoh-tokoh cerita yang
memiliki beragam sifat dan cirinya itu, anak belajar melihat banyaknya
variasi dan perbedaan yang menunjukkan bahwa setiap individu memiliki
perbedaan yang khas, termasuk dirinya sendiri.

5. Mengenalkan budaya yang beragam
   Memperkaya khasanah budaya
Cerita-cerita rakyat yang dikemas dalam bentuk dongen mampu menambah
pengetahuan anak mengenai budaya, nilai, serta tradisi dari berbagai
kelompok masyarakat yang berbeda di berbagai kawasan dunia. Hal
tersebut merupakan salah satu bentuk pendidikan tersendiri bagi anak.

6. Mengembangkan daya analisa
    Dongeng dapat membantu anak mengembangkan daya analisa melalui
rangkaian kisah yang terkadang penuh teka teki dan tanda tanya. Kita
dapat mengajak anak untuk menganalisis sebab akibat dari peristiwa
demi peristiwa yang terdapat di dalam dongeng. Kita juga bisa meminta
anak untuk menceritakan kembali, merangkum serta membuat kesimpulan
dari sebuah dongeng.

     Ternyata luar biasa banyak manfaat dongeng. Sekarang kita bisa
menentukan, haruskah sayang bagi kita meluangkan waktu mendongeng buat
si kecil? Dan memperkaya bacaan dongeng demi perkembangan si buah
hati? Jawaban ada dalam diri kita masing-masing.

 (Lioni Ellis Handoyo)
Read More | komentar

Kenalan Yuk dengan Juara 1 Lomba foto "I'm Funny"

Written By Performa on Senin, 30 Juli 2012 | 22.05

Senin, 30 Juli 2012


Halo, namaku, Angela Junes Suryana, lahir di Bekasi 14 Juni 2010 jadi usiaku sekarang sudah 2 tahun. Oh ya, domisiliku di Karawang. Kegemaran  Angela nih, sangaat senangberpose di depan kamera. tapi tiap dfoto aku paling susah tertawa ceria/tersenyum manis. Hmm muka lucunya Angela tuh belajar dari mama karena tiap Angela menangis mama langsung deh pasang bermacam-macam muka lucu supaya Angela jadi tertawa. Eh, akhirnya tiap Angela pasang muka lucu pasti deh Angela minta utk dfoto :)

Tuh, perhatiin muka Angela di sampul muka. Lucuuu kaaan...
oh ya, hampir lupa, aku lahir dari mamaku Henny Susilo, dan papaku Erwin Suryana
(leh)
Read More | komentar

Pemenang Lomba Foto "I'm Funny"






Juara 1
Nama : Angela Junes Suryana
TTL : Bekasi 14 Juni 2010
Lokasi : Rumah kediaman

Juara 2
Nama : Rosalind Alexandra Siane
TTL : 25-11-2008 (3, 7 thn)
Lokasi : di rumah (surabaya)

Juara 3
Nama : Muhammad Daffi Andriya Ramdhon
TTL : Medan, 19 Maret 2012
Lokasi : Medan, Sumatera Utara

Juara 4
Nama : Petra Nathania Rosari Tedyna & Petra Feodora Rosari Tedyna
Ttl : Pati,24 april 2012
Lokasi : Pati,Jateng

Juara 5
Nama : Jessyca Sandra Wijaya
TTL : Surabaya, 03 Oktober 2011
Lokasi : Rumah
Read More | komentar

Lomba Menulis Bunda dan Ayahanda

Written By Performa on Selasa, 24 Juli 2012 | 22.15

Selasa, 24 Juli 2012

Lomba gratis untuk para bunda, yaitu membuat tulisan bertema " Asyiknya mengasuh anak" boleh juga buat ayahanda.

syarat :

1. Me like page http://www.facebook.com/CerindaAnandaCeria
dan share info kepada minim 10 teman
2. Mengirimkan cerita dalam bentuk naskah maksimal 4000 karakter termasuk spasi
3. naskah dikirim melalui : message di page cerinda atau email informasikuonline@gmail.com. setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah, dan jika sudah kirim via message facebook tidak perlu dikirim ulang ke email dan atau sebaliknya
4. Akan dipilih 5 pememang. Semua naskah pemenang akan tampil di tabloid online cerinda.co.cc. pemenang akan mendapatkan sertifikat on line dan bingkisan (ongkir ditanggung pemenang)
5. Lomba dimulai sejak 25 Juli (hari ini) sampai 15 September 2012. Pengumuman pemenang 25 September 2012
Read More | komentar

Manfaat Mainan bagi Anak


 
Mainan melatih aneka kemampuan anak
Model :  Nadhif Nafasat yuniyan (Juara 4 Lomba foto "I Love My Toys")

Mainan merupakan barang yang paling digemari oelh anak-anak. Selain menyenangkan, sebenarnya melalui mainan, anak sedang belajar terhadap banyak hal. Berikut beberapa manfaat mainan :
  1. Belajar mengenal bentuk, warna dan perbedaan. Mainan mengajari anak mengenal aneka bentuk dan warna. Ada kotak, bulat dan lain sebagainya. Bahkan tanpa diberi tahupun anak akan mencoba menganalisa berbagai variasi bentuk mainan. Hanya saja untuk dapat menyebutkan nama masing-masing bentuk dibutuhkan urun campur orang dewasa guna mengenalkannya. Dengan mengenal aneka bentuk, maka anak akan belajar lebih lanjut untuk memahami bahwa dunia ini dihuni oleh benda-benda kompleks, baik nama, bentuk atau ujud, warna maupun fungsi. 
  2.  Melatih konsentrasi. Mainan terutama yang bersifat edukatif, dirancang guna meningkatkan keterampilan dan kemampuan anak. Misalnya, bermain membuat tumpukan balok, anak akan berlatih konsentrasi supaya balok dapat disusun sesuai pola yang diinginkan. Begitu pula dengan mainan memasukkan benda ke wadahnya, anak akan belajar konsentrasi untuk berhasil memasukkan benda ke wadah tersebut.
  3. Melatih anak memahami hubungan sebab akibat. Anak akan mulai mengetahui kenapa begini, kenapa begitu melalui mainan. Sebagai contoh, anak akan tahu bahwa mainan jatuh menimbulkan suara, mengapa benda besar tidak dapat dimasukkan ke dalam wadah yang kecil dan lain sebagainya. Hal ini akan mengembangkan kemampuan analisisnya yang lebih lanjut terkait hubungan sebab akibat ini.
  4. Melatih kemampuan motorik. Pada saat anak memainkan, menggerakkan, mengangkat, menata, anak sedang melakukan aktivitas motorik Hal ini akan semakin meningkatkan kemampuan motoriknya. Kemampuan motorik sangat penting bagi tumbuh kembang anak. 
  5.  Meningkatkan kemampuan kognitif dan berbahasa. Bermain akan lebih bagus lagi jika didampingi dengan adanya cerita atau pengenalan terhadap mainan yang dimainkan. Misalnya saat memasukkan balok ke wadah, maka sebaiknya diberikan ulasan orang tua atau pendamping mengenai apakah bentuk balok, bagaimana cara memasukkan ke wadah dan apa fungsi menata balok serta merapikannya ke dalam wadah dan lain sebagainya. Jadi selain anak mengenal bentuk, melatih motorik serta fungsi-fungsi yang telah disebutkan di atas, maka mainan juga akan membantu meningkatkan kemampuan verbal atau komunikasi anak.
  6. Melatih berjiwa sosial dan berempati. Meskipun bermain sendirian, mainan dapat membantu anak untuk mengembangkan jiwa empati dan sosial. Anak pada umumnya memiliki daya imaginatif yang tinggi. Biarkan saat anak menganggap mainannya adalah benda hidup. Mungkin dia menganggap bola bisa makan, bermain, menangis saat jatuh dan lain sebagainya. Anda ataupun pendamping anak bisa turut bergabung untuk bersandiwara seolah mainan tersebut memang hidup. Dari sini anak akan mulai mengembangkan jiwa empati dan sosial. Pada usianya yang lebih besar dan saat anak sudah mulai mampu melakukan penalaran dan berpikir logis, maka anak akan dapat menyadari bahwa mainan merupakan benda mati yang tidak bisa merasakan apa pun, dan dia akan bermain bersama rekan sebayanya atau mungkin dengan binatang. Namun dia sudah memiliki jiwa sosial dan rasa empati. (Lioni Ellis Handoyo)
Read More | komentar

Kenalan yuk dengan Juara 1 dan 2 Lomba Foto "I Love My Toys"

 Zaky, Juara 2 Lomba Foto "I Love My Toys"

Nama lengkapnya, Ahmad Zaky Wildani, nama panggilan Zaky. Zaky lahir di Banjarmasin 18 September 2010. Saat ini usia Zaky sudah 22 bulan. Wah 2 bulan lagi sudah 2 tahun dong ya.
Tahu tidak kesukaan Zaky apa? Mainan mobil-mobilan sama main air, wah, pantesan menang lomba I love my toys ya..hehe.. makanan favorid Zaky ayam dan tahu, proteinnya banyak sih dan yang jelas lezat. Zaky paling suka nonton timmy time dan handy mandy. Oh ya bagi yang ingin kenalan lebih lanjut boleh kok main ke kediaman keluarga Zaky di Taman Banten Lestari Blok G1c No.66 Serang Banten. eh, satu lagi...ini adalah kali pertama aku  menang lomba lho. Seneng deh.

Manda Gabriela Abita, Juara 3 Lomba Foto "I Love My Toys"
Sekarang yuk kita kenalan sama Sang Juara 3 lomba Foto Cerinda "I Love My Toys". Nama lengkapnya Manda Gabriela Abita, biasa dipanggil Manda. Hemm, Manda ini memang jago berpose. Posenya cantik dan keren-keren loh banyaaak banget di facebook Manda. manda lahir di Jakarta 23 Juni 2008 dan sekarang tinggal di Karawang. Tahu tidak, Manda sudah mampu menyanyikan lagu ABC sejak usia 2,5 tahun. Hebat ya. Oh ya Manda hobi banget makan cookies, siapa yang mau ngasih hadiah cookies? Ada lagi kesukaan Manda, main sepeda. Hati-hati ya Manda, naik sepedanya. "Naik sepeda selain menyenangkan juga menyehatkan, " ujarnya. Melalui cerinda, Manda titip salam buat pembaca dengan senyum manisnya.
 (leh)
Read More | komentar
 
Copyright © 2011. Ceria Ananda . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Performa